"Saya bisik-bisik dengan Pak Menko Kesra. Di sana ada perusahaan besar Freeport, kenapa tidak memberikan CSR untuk daerah tersebut khusus," kata Siti.
Hal ini disampaikan dalam Pidato Lokakarya Penanggulangan HIV-AIDS di Kantor Bappenas, Jl Diponegoro, Jakarta, Selasa (12/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin satu gebrakan mencakup semua penduduk di Papua," kata Menkes penuh semangat.
Save Papua merupakan program terpadu dengan mengirim mobile clinic berisi tim dokter dan perawat ke setiap kampung 3 bulan sekali. Selain merawat, mereka melakukan pemetaan penyakit antara lain AIDS, malaria dan TBC.
"Dengan pemetaan kita jadi mudah memantau mereka. Ini nekat sebetulnya karena bukan pekerjaan ringan," jelasnya.
Menkes membanggakan program ini sedang berjalan dengan dana APBN dan minim dana dari donor. "Dana donor hanya Rp 42 miliar dari total Rp 654 miliar," pungkasnya.
(fay/mly)











































