"Ini juga untuk menghindari kebosanan masyarakat karena terlalu banyak Pemilu, sehingga angka golput dapat ditekan," ujar Wakil Ketua DPP PKB Ali Masykur Musa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2008).
Menurut anggota Pansus RUU Pemilu ini, dari segi efisiensi anggaran akan terjadi penghematan APBN yang cukup besar. Apalagi jika Pilpres dilakukan 2 kali karena harus melalui tahap kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua FKB ini menyatakan, penggabungan Pemilu Legislatif dan Pilpres akan membuat rakyat lebih mudah karena pilihan mereka terhadap wakil rakyat dan presiden akan sebanding lurus. Implikasinya, akan terjadi hubungan yang kontruktif antara parlemen dan pemerintah
"Penggabungan itu untuk menjadi preferensi pilihan rakyat antara parpol dengan presiden sehingga terjadi hubungan yang positif dan kontruktif antara parlemen dan pemerintah," ucap Ali Masykur. (nik/aba)











































