Horta juga berterima kasih kepada para pemimpin dunia dan gereja karena mendukungnya usai percobaan pembunuhan pada Februari lalu.
Statemen publik tersebut direkam di Rumah Sakit Royal Darwin, Australia seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Rabu (12/3/2008). Horta yang duduk di kursi terlihat sehat dan berbicara dengan jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada semua yang mendoakan saya, yang merawat saya, yang peduli pada saya menyusul percobaan pembunuhan pada saya," tutur pemimpin Timor Leste itu.
"Di sini di Darwin, saya telah dirawat dengan sangat baik oleh semua orang... bahkan para petugas kebersihan yang sederhana, para perawat, para dokter. Saya berterima kasih kepada mereka," ujar Horta.
Horta ditembak beberapa kali dalam serangan di luar rumahnya di Dili, yang menewaskan pemimpin pemberontak Alfredo Reinado. Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan terhadap 17 orang yang diduga terlibat dalam serangan itu. (ita/nrl)











































