SBY Diminta Tidak Korting Anggaran 15% untuk Dephan - TNI

Heli TNI Jatuh di Subang

SBY Diminta Tidak Korting Anggaran 15% untuk Dephan - TNI

- detikNews
Rabu, 12 Mar 2008 09:45 WIB
Jakarta - Jatuhnya helikopter TNI AU di Subang, Jawa Barat, menunjukkan lemahnya pemeliharaan TNI terhadap alat utama sistem pertahanan alias alutsista. Untuk mencegah hal itu, perlu dilakukan grounded atau mengandangkan alutsista tua.

"TNI AU perlu segera melakukan investigasi menyeluruh penyebab jatuhnya heli di Subang. Apakah karena teknikal, atau human error, atau bahkan murni kecelakaan. Ini harus dijadikan evaluasi untuk memperbarui alutsista yang sudah tua," kata anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2008).

Menurut Yuddy, akibat kejadian itu SBY harus memberi pengecualian pemotongan anggaran 15 persen bagi Dephan dan TNI. Anggaran ini ditujukan untuk pemeliharaan alutsista dan modernisasi alutsista tua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden sebaiknya memberikan kebijakan khusus pada TNI, untuk tidak memotong anggarannya guna pemeliharaan alutsista, agar tidak ada musibah sejenis karena dipaksakan penggunaannya," kata Yuddy yang juga Menteri Pertahanan Kabinet Bayangan itu.

Dia menilai, kecelakaan beruntun yang terjadi pada TNI AU menunjukkan pemerintah tidak memiliki perencanaan yang sistematis dan kebijakan yang tegas. Terutama yang terkait dengan senjata-senjata tua dan modernisasi alutsista.

"Pemerintah tidak memiliki perencanaan yang sistematis untuk membangun alutsista dalam mendukung Indonesia menjadi negara yang kuat dari aspek militer. Ini karena lemahnya visi, dan rendahnya mentalitas pelaku di jagad pertahanan," pungkasnya.
(fiq/nrl)


Berita Terkait