Heli TNI AU Jatuh, Listrik di 400 Rumah Masih Padam

Heli TNI AU Jatuh, Listrik di 400 Rumah Masih Padam

- detikNews
Selasa, 11 Mar 2008 18:20 WIB
Bandung - Sesaat sebelum terhempas di perkebunan tebu, pesawat heli milik TNI AU tersangkut kabel saluran udara tegangan menengah (SUTM), sehingga merusak delapan gardu milik PLN. Akibatnya aliran listrik di 400 rumah warga padam.

Pesawat heli jenis Bell itu jatuh di Kampung Cinangka Desa Wanasari Kecamatan Cipunagar Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sang pilot Lettu Hengky Saputra tewas seketika dan teknisi Prada Redi W mengalami luka bakar.

Humas PLN Jabar-Banten, Bambang Dwiyanto, saat dihubungi detikcom, Selasa (11/3/2008) petang, mengatakan pesawat heli itu memutus kabel SUTM yang terbentang di enam tiang. Kabel SUTM itu mempunyai daya 20 ribu volt.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada delapan gardu yang padam. Karena ini gardunya kecil, jadi rata-rata setiap gardu melayani 50 pelanggan," ujarnya.

Jika cuaca mendukung, kata dia, kemungkinan besar perbaikan gardu yang rusak baru bisa selesai pukul 22.00 WIB. "Itu pun kalau tidak hujan," cetusnya.

Jika cuacanya buruk, tambah Bambang, kemungkinan besar perbaikan akan berlangsung lebih lama. "Kami mohon maaf pada pelanggan. Kami tahu jam-jam segini, masyarakat lebih membutuhkan listrik. Kami akan usahakan secepatnya memperbaiki gardu yang rusak," pungkas dia.
(ern/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini