Calon lainnya mendapat serentet pertanyaan dari DPR. Sedangkan Harjono hanya mendapat satu pertanyaan. Satu-satunya pertanyaan yang diterimanya adalah apakah bersedia menjadi hakim MK lagi.
"Kehormatan bagi saya untuk dicalonkan oleh DPR. Karena itu, saya menyatakan bersedia," ujar Harjono di hadapan Ketua Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau banyak yang nonaktif nanti kan tidak bisa sidang, karena hakim yang lain ada yang bertugas ke luar negeri," kata pria yang rambutnya mulai beruban ini.
Dia menambahkan, dirinya menjadi hakim konstitusi nonaktif hingga Jumat pekan ini. Sebab pada Jumat 14 Maret 2008, DPR akan mengumumkan 3 nama calon hakim konstitusi.
Meski telah berpengalaman menjadi hakim konstitusi, namun Harjono tidak optimis menjalani seleksi ini. "Tapi segala sesuatu harus melewati proses," ucap pria yang tampak tenang dengan balutan jas biru tua itu.
Dia menyampaikan, terkait pencalonannya untuk menjadi hakim konstitusi lagi, dirinya belum pernah melakukan komunikasi dengan fraksi-fraksi di DPR.
(nvt/ana)











































