Korban Penipuan Agen Model Sabun Tolak Diperiksa Polisi

Korban Penipuan Agen Model Sabun Tolak Diperiksa Polisi

- detikNews
Selasa, 11 Mar 2008 15:58 WIB
Jakarta - Meski ditipu puluhan juta rupiah, para ibu yang ingin anaknya menjadi model iklan terkenal menolak dimintai keterangan oleh polisi saat mengusut penipuan oleh agen model.

Hanya 1 dari 30 ibu-ibu yang melaporkan kasus ini ke Polres Kab. Tangerang.

"Kami telah menerima laporan salah satu korban dua pekan lalu," kata Kasat Reskrim Polres Kab. Tangerang, Kompol Ade Ari saat dihubungi detikcom, Selasa (11/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, menurut Ade, sang korban menolak dimintai keterangan polisi untuk dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). "Pengadunya tidak datang ke Polres," ujarnya.

Erli alias Ratna menawari puluhan ibu-ibu untuk menjadikan anak-anaknya sebagai model iklan. Erni meminta uang pelicin kepada para korban mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Kasus terbongkar saat salah satu korban, Caca, melaporkan aksi Erni ke polisi. (asp/aan)


Berita Terkait