"Tolong kita juga dimonitor. Kalau sampai terjadi masuk angin atau bocor, tolong kita dijewer," pinta anggota Komisi III DPR Soeripto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2008).
Dia pun berjanji, DPR bisa mengajukan hak angket dengan mulus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada waktu pemeriksaan, ada usaha pembelokan isu bahwa itu adalah kasus tersebut adalah dagang permata. Kita tidak bisa dibodoh-bodohin," ujarnya.
Pengajuan hak angket, lanjut Ade, adalah sebagai bentuk ketidakpuasan DPR atas penyelesaian kasus BLBI tersebut.
"Oleh karena itu kita minta dukungan dari rakyat Indonesia agar tabir yang menutupi kasus ini segera terbuka," kata Ade. (anw/nvt)











































