Pemilih Inginkan Elit Baru

Pilkada Jateng

Pemilih Inginkan Elit Baru

- detikNews
Selasa, 11 Mar 2008 15:37 WIB
Semarang - Dari hasil survei Institute for Democratic and Welfarism (IDW), warga Jateng menginginkan elit baru dalam pilkada 22 Juni mendatang. Tak ada satu pun kandidat yang memenuhi syarat.

"Sebagin besar pemilih menginginkan munculnya sosok ulama atau semacam aktivis sosial," kata Kepala Divisi Pendalaman Demokrasi IDW, Ahmad Sabiq, ketika memaparkan hasil survei di Hotel Santika Semarang, Jl. Ahmad Yani, Selasa (11/3/2008).

Sabiq merinci dari 390 responden, sebanyak 26% di antaranya menginginkan sosok ulama. Disusul militer atau polisi (13%), politisi, akademisi, dan birokrat masing-masing 10%, pengusaha (9%), dan profesi lainnya (23%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sosok ulama murni memang tidak muncul dari daftar kandidat. Semua kandidat berlatar belakang politisi, birokrat, dan mantan militer. Calon wakil gubernur Golkar yang juga Ketua PWNU, saat ini lebih terlihat sebagai akademisi dibanding ulama.

Dari sisi popularitas kandidat, calon gubernur Golkar, Bambang Sadono menempati posisi puncak. Disusul oleh calon PPP-PAN, M. Tamzil, calon PKS-PD Sukawi Sutarip, dan lain-lain.

"Mengenai isu strategis, responden memilih pembinaan usaha masyarakat, pendidikan, dan pertanian," jelasnya.

Direktur Eksekutif IDW, Sigit Pamungkas menambahkan, sebanyak 75% pemilih sudah tahu pelaksanaan pilkada, sementara sisanya tidak tahu menahu.

"Kami berharap survei ini bisa jadi masukan bagi KPUD, tim sukses, atau kelompok-kelompok lain agar pilkada mendatang berjalan sesuai rencana," ujarnya.

Survei digelar di 5 eks karesidenan di Jateng, yakni Semarang, Pekalongan, Surakarta, Banyumas, dan Tegal, 10-15 Februari lalu. Kategori usia, tingkat pendidikan, agama, dan jenis, dibuat berimbang. (try/djo)


Berita Terkait