Perampokan bermula pada Selasa (11/3/2008) dini hari. Ssaat itu ketiga tersangka, yakni Kasdullah alias Kalong (32), Wasda alias Muklas (35), Wawan alias Kadut (41), janjian bertemu di Cempaka Mas dengan 2 perampok lain, yakni Arjuna selaku pengemudi dan Casmita.
Kelima orang ini kemudian menuju ke rumah Wardoyo di Jl Mampang Prapatan II. Mereka mengincar Kijang LGX B 8354 D.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari alat-alat yang digunakan, geng Indramayu ini merupakan kelompok profesional yang pertama kali berhasil diringkus," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Chairul Anwar di Polsek Mampang, Jl DI Panjaitan, Jakarta.
Aksi kawanan perampokan mobil ini tercium aparat tim reskrim dari Polsek Mampang yang langsung terjun ke lapangan. Alhasil, para pelaku dibekuk dan digelandang ke polsek.
Saat penggerebekan tersebut, Wawan mencoba melarikan diri. Namun polisi langsung menembakkan timah panas ke betisnya. Dorrr...
Berbeda dengan Wawan, Casmita berhasil melarikan diri. "Bagi masyarakat hati-hati karena Casmita bersenjata api," lanjut dia.
Dari hasil interogasi Kasdullah, mereka juga merampok Toyota Avanza B 2071 PI dan B 8975 ZI yang belum dilego. Kasdullah dengan muka lebam dan bola mata memerah mengaku menjual 1 unit mobil seharga Rp 20 juta.
"Saya jual ke daerah Indramayu dan Sukabumi, karena orang desa suka mobil yang bisa dibuat banyak orang, rame-rame buat keluarga," imbuh dia. (mly/nrl)










































