Ini bukan acara penguburan. Melainkan demo keprihatinan yang dilakukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ormas Islam ini menunjukkan keprihatinan atas kondisi bangsa indonesua yang didera berbagai masalah seperti korupsi, kemisikinan dan pengangguran, menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak.
Seratusan orang ini datang menggunakan 3 Metro mini menuntut pemerintahan Indonesia untuk bertindak cepat dan segera menstabilkan harga pokok, memberantas korupsi dan memperbaiki infra struktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kain hitam di keranda, Terdapat tulisan di antaranya, "Turut Berbelasungkawa, Keranda Kematian Nurani Pemerintah," serta "Negara kacung yang tidak punya harapan lagi".
Teriakan orasi seperti "Demokrasi hancurkan khilafah, tegakkan," turut menyemarakkan aksi yang lebihย banyak diikuti oleh ibu-ibu dan anak.
Meski hanya berlangsung setengah jam, aksi ini sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di Bundaran HI seperti Sudirman-Thamrin. 3 Metro mini yang mereka kendarai diparkir sembarangan. Kemacetan pun tak terhindarkan. Aksi kemudian berakhir secara tertib pukul 14.00 WIB.
(ptr/ana)











































