"Kita baru menerima kabar jatuhnya pesawat kita di Desa Wanasari, Subang. Saat ini Kepala Staf Angkatan Udara beserta tim sedang menuju lokasi untuk meninjau," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Chaeruddin Ray, saat dihubungi wartawan via telepon di Jakarta, Selasa (11/3/2008).
Menurut Chaeruddin, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan penyebab pasti, serta kronologi kenapa heli itu jatuh. Namun, berdasarkan informasi yang diterimaa helikopter buatan Swiss tahun 1976 itu jatuh terhempas ke tanah di areal perkebunan di Desa Wanasari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kecelakaan tersebut, lanjut Chaeruddin, pilot helikopter atas nama Lettu Hengky Saputra langsung tewas, sementara teknisi heli Praka Redi W terluka berat.
"Pesawat heli itu merupakan pesawat latih helikopter Bell-Soloy yang dipiloti oleh Hengky Saputra dan Prada Redi. Saat itu mereka sedang melakukan latihan provinensi," imbuhnya.
(zal/nvt)











































