"Dia (Prada Ridi) keluar dengan tubuh masih terbakar. Dia juga berteriak-teriak, masih ada temannya di dalam heli," kata Bayu, warga Desa Wanasari, Kecamatan Cipunagara, kepada detikcom di lokasi kejadian, Selasa (11/3/2008).
Warga kemudian menolong Ridi dan membawanya ke RS. Namun, warga tidak berani mendekat bangkai heli yang terbakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bayu, beruntung saat kejadian sejumlah pegawai perkebunan tebu sedang melakukan penyiraman. Mereka segera membantu memadamkan api yang membakar heli naas tersebut.
"Kalau tidak ada pegawai perkebunan, mungkin apinya akan membesar," ungkap Bayu.
(djo/asy)










































