Aksi tersebut dilakukan di depan kampus UNM, Jl Andi Pettarani, Makassar, Selasa (11/03/2008). Dalam aksinya para mahasiswa ini membakar ban mobil bekas di tengah jalan.
"Pemerintah selalu menutup-nutupi. Namun, sejak kasus Daeng Basse mencuat, kasus gizi buruk yang ada di Sulsel juga muncul di permukaan. Di kabupaten Pinrang misalnya, belasan bocah mengalami gizi buruk dan busung lapar. Padahal Pinrang adalah salah satu daerah lumbung padi," ujar salah seorang mahasiswa saat melakukan orasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para mengunjuk rasa juga meminta agar pemerintah lebih proaktif dan turun ke bawah. Selama ini pemerintah hanya 'rajin' menyalahkan warga dalam berbagai kasus kelaparan.
"Kalau ada kasus gizi buruk, kelaparan, busung lapar pemerintah selalu mau lepas tanggung jawab dengan menyalahkan warga yang bersangkutan," ucap mereka. (gun/djo)











































