"Decision berputar-putar selama 20 menit sebelum mendarat sudah tepat. Tetapi kenapa dia memutuskan untuk mendarat?Β Apakah fuelnya masih cukup, atau sebab lain? ini yang harus diperiksa," kata Jusman.
Hal ini dikatakannya dalam jumpa pers di kantor Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2008).
Langkah yang tepat, menurut Jusman, harusnya pilot melakukan divert. Sebab, pesawat yang terbang minimal membawa cadangan bahan bakar untuk 45 menit penerbangan. Sehingga jika pesawat tidak bisa langsung mendarat, bisa berputar atau mencari landasan terbang terdekat.
"Keputusan untuk mendarat tidak proper. Saat pilot hendak mendarat, timbul masalah, cuaca memburuk. visibility kurang dari 1.000 meter. Di bawah itu, arus udara berubah, sehingga pesawat seperti tersedot ke bawah," jelas Jusman.
Penyelidikan penyebab tergelincirnya Pesawat AdamAir KI 292 pada Senin kemarin diharapkan segera selesai. "Mudah-mudahan dalam 60 hari sudah bisa diketahui," imbuhnya.
(rdf/ana)











































