Anggota DPR pun memahami permohonan Jimly tersebut. "Saya bisa memahami karena surat itu mempertegas apabila beliau menunggu salah satu hakim konstitusi yang bertugas ke luar negeri," ujar anggota Komisi III Gayus Lumbuun di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2008).
Dalam surat yang dikirimkan ke DPR pada 6 Maret 2008, Jimly meminta kepada DPR untuk menunda fit and proper test-nya yang seharusnya berlangsung Rabu besok ini menjadi Jumat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisi III setuju? "Sebagian besar bisa memahami alasan tersebut dan tidak mempersoalkan. Saya pribadi bisa memahami karena itu termasuk tugas negara," lanjutnya.
Terkait permintaan dari Jimly tersebut, Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan masih mempertimbangkan. Sebab pada Jumat pekan ini, DPR akan mengumumkan 3 nama calon anggota MK. (nvt/nrl)











































