"Serangan terjadi saat pasukan sedang melakukan patroli," ujar juru bicara militer AS Letnan Michael Street seperti dikutip AFP, Selasa (11/3/2008).
Serangan ini adalah yang paling mematikan selama 2 bulan terakhir. Disebutkan pula 2 warga yang sedang berjalan kaki ikut menjadi korban tewas akibat bom ini, sedang 15 lainnya mengalami luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan saksi mata, ledakan terjadi saat konvoi yang berjumlah 5-6 truk tersebut berhenti karena beberapa tentara AS hendak mampir ke toko untuk berbelanja. Tak lama sekitar 10 menit kemudian pembom bunuh diri pun menghantam konvoi utu.
Setelah ledakan itu tentara-tentara AS lantas menembakan peluru ke udara. Untungnya tidak ada yang terluka akibat tembakan ini. Akhirnya tak lama kemduian para korban pun dievakuasi ke rumah sakit setempat. (ndr/)











































