"Jika merasa ragu atas susu formula yang beredar di masyarakat, bisa mencari alternatif pada susus segar," kata Ketua KPAI Masnah Sari dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (10/3/2008).
Lebih lanjut, KPAI meminta Badan POM (BPOM) segera mengumumkan penelitiannya terhadap berbagai sampel jenis susu yang tersebar di pasaran. Tindakan selanjutnya adalah menarik produk susu formula yang terbukti tercemar Enterobacter sakazakii.
"Tidak melihatnya dalam kacamata sederhana yang hanya berdalil tidak ada korbannya," tegasnya.
Tidak lupa KPAI menuntut produsen susu supaya meningkatkan quality control terhadap produknya sesuai standar kesehatan yang ditetapkan WHO. Bila perlu KPAI menyatakan siap untuk diajak berdiskusi.
"Kami meminta klarifikasi atau mengundang rapat kerja dengan KPAI tentang bagaimana mekanisme dan prosedur jaminan/kontrol kualitas atas susu formula dari produksi sampai ke tangan konsumen," tutupnya.
(gah/nrl)











































