Ini terus dilakukan mantan bos konstruksi itu sejak terpilih sebagai presiden pada 19 Desember 2007 lalu. Demikian seperti diberitakan kantor berita Korsel, Yonhap, Senin (10/3/2008).
"Kami memulai rapat pada pukul 07.30 jadi kalian mungkin berpikir itu akan terus seperti ini untuk lima tahun ke depan," kata Lee saat briefing kabinet. "Para pekerja pemerintah memang seharusnya menjadi pelayan," tutur pemimpin negeri Ginseng itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pejabat pemerintah Korsel belakangan ini mulai menunjukkan tanda-tanda kewalahan mengikuti ritme kerja Lee. Bahkan kepala staf Lee, Yu Woo-ik, telah meminta bosnya untuk memundurkan waktu kerja dikarenakan adanya komplain dari para staf. Namun permintaan itu ditolak Lee.
(ita/nrl)










































