Fitri Erika, Asisten Manager Hubungan Eksternal PT Pertamina Pemasaran BBM Retail Region I menyatakan, stok premium yang ada di Instalasi Medan Group sebelum pipa terbakar sekitar 16.000 kiloliter. Sementara kapal tanker MT Dokomo yang sedang bongkar BBM yang berada di dermaga saat pipa terbakar, sudah sempat menurunkan muatan sebanyak 7.000 kiloliter sehingga menambah stok yang ada.
"Jadi secara keseluruhan stok BBM untuk Sumatera Utara dalam keadaan aman. Masyarakat tidak perlu panik. Selain itu pipa yang rusak akibat terbakar, sudah selesai diperbaiki dan siap dioperasikan," kata Fitri Erika kepada wartawan di kantornya Jl. Yos Sudarso, Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengawasan terhadap jalur pipa ini akan lebih diketatkan lagi, mengingat masih sering terjadi upaya pencurian minyak di jalur pipa. Pencurian dilakukan dengan cara melakukan pengeboran terhadap pipa. Ini sudah beberapa kali terjadi," kata Erika.
Saat ini, pompa pemadam kebakaran model portable masih ditempatkan di lokasi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Tim Lindungan Keselamatan Kerja (LK3) Pertamina juga berjaga-jaga. (rul/djo)











































