Menurut staf humas Kabupaten Kepulauan Seribu, Purwoto, rumah yang dihuni 40 jiwa tersebut mempunyai kerusakan bervariasi, dari genteng terbang hingga rata dengan tanah.
"Anginya gede, rumah tembok saja bisa runtuh. Ya kisaran 30 knot," kata Purwoto, Senin (10/3/2008).
Kejadian yang terjadi Senin pagi itu sempat membuat warga di pulau tersebut panik. Warga langsung keluar rumah begitu mendengar angin kencang siap menerjang. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Sudah beberapa hari cuaca buruk. Begitu angin datang, warga langsung kabur dari rumah. Sekarang sudah mulai diperbaiki gotong royong," ucapnya.
Peristiwa ini merupakan kali kedua dalam musim penghujan kali ini. Sebelumnya terjadi di pulau Panggang yang menerjang puluhan rumah Januari lalu. (fiq/aba)











































