Peristiwa itu berawal dari aksi kebut-kebutan sejumlah anggota geng motor di Jalan Pulasaren, Kota Cirebon, Senin (10/3/2008) dinihari. Mereka ditegur oleh warga yang terganggu dengan perbuatan tersebut.
Namun bukannya bubar, teguran warga itu malah membuat para anggota geng motor itu marah. Mereka melempari warga dengan batu. Tidak puas, sebuah toko handphone (HP) di tempat kejadian pun dijarah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 4 buah HP dan 41 voucer isi ulang yang mereka ambil. Jika diuangkan sekitar Rp 3 jutaan," kata Dicky, saksi yang juga pemilik toko HP. (djo/djo)










































