"Pencurian virus ini lebih sadis dari teroris. Ini the real terrorist. Kita akan lakukan kampanye di masyarakat tentang ini," ujar Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dr Joserizal Jurnalis Spot dalam jumpa pers di Kantor MER-C di Jl Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2008).
Untuk itu, lanjutnya, kampanye akan dilakukan melalui media seperti pamflet, poster, dan sebagainya. "Kita akan lakukan upaya secara spartan, termasuk mendekati tokoh-tokoh agama. Mungkin hal itu bisa disampaikan dalam ceramahnya," lanjut dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MER-C pun mendukung pendapat Menkes Siti Fadilah Supari tentang mekanisme yang transparan dalam pengiriman virus, utamanya virus flu burung. "Kita ingin mengubah paradigma. Virus yang berkaitan dengan orang banyak itu harus untuk keselamatan umat manusia dan tidak boleh dibisniskan secara brutal oleh perusahaan farmasi," tandasnya.
(nvt/nrl)











































