Warga di Kalurahan Pucangsawit, Jagalan dan Kampungsewu mengaku luapan air yang masuk ke rumah mereka pada Minggu malam mencapai 50 hingga 75 cm. Namun luapan itu mulai menyusut pada Senin pukul 04.00 WIB.
Menjelang siang, warga di kawasan dekat Bengawan Solo itu mulai membersihkan rumah mereka dari genangan air dan lumpur. "Dua bulan terakhir ini sudah lima kali rumah saya kebanjiran," ujar Saryadi, warga Jagalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, aktivitas belajar mengajar siswa di sekolah di kawasan tersebut tetap dilaksanakan, terutama bagi anak-anak kelas enam yang sedang mengikuti latihan ujian. Sedangkan siswa kelas satu hingga lima, mereka dilibatkan untuk ikut kerja bakti membersihkan gedung kelas dari kotoran yang ditinggalkan banjir semalam.
"Siswa kelas enam tetap menjalani latihan ujian, sedangkan kelas di bawahnya tetap masuk meskipun harus membersihkan dulu kelas-kelasnya. Semoga tidak ada banjir susulan, sehingga jadwal latihan ujian selama tiga hari ini tidak terganggu," ujar Sunarno, Kepala Sekolah SDN Kampungsewu 25 Solo. (mbr/djo)











































