Â
Awalnya Rohimi (19) berniat menaruh sementara bayi bernama Diana Pratiwi itu di kebun sayur RT 14/07, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu (09/03/2008), tengah malam pukul 23.OO WIB.
Namun tak lama setelah bayi ditaruh di kebun milik Dwi tersebut, warga keburu mengetahui. Beberapa saat setelah penemuan itu, Rohimi datang seraya mengakui Diana sebagai anaknya.
"Anehnya, Diana justru tampak ketakutan dan terus menangis," kata ketua RW Herman kepada wartawan, Senin (10/3/2008) pagi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rohimi langsung kami serahkan ke ke Polsek Tanah Abang," tambahnya.
Menurutnya, Herman menduga pelaku hendak menculik dan menjual korban. Senada dengan Harman, Yanto warga sekitar yang pertama kali menemukan Diana juga menduga Rohimi telah merencanakan aksinya.
Menurut Yanto sebelum penemuan itu, warga memang sempat melihat Rohimi berjalan ke lokasi dengan menggendong sang bayi. Tak lama kemudian, Rohimi terlihat keluar dari kebun yang biasa digunakan sebagai tempat parkir itu tanpa menggendong sang bayi.Â
Pasca penemuan tersebut, pihak Polsek Tanah Abang berusaha mencari keberadaan kedua orangtua korban yang menurut Rohimi bernama Andi dan Dwi tersebut.
Di hadapan petugas, Rohimi mengelak dirinya bermaksud membuang Diana. "Waktu itu saya sedang mengajak Diana ketika kedua orangtuanya sedang pergi bekerja. Saat hendak pulang, saya lupa alamat majikannya saya," ujar pembantu yang baru dua minggu bekerja ini.
(asp/aba)











































