41 PTN Keluar dari SPMB, Untan Pontianak Ikuti Dirjen Dikti

41 PTN Keluar dari SPMB, Untan Pontianak Ikuti Dirjen Dikti

- detikNews
Senin, 10 Mar 2008 10:42 WIB
Jakarta - Sebanyak 41 perguruan tinggi negeri (PTN) keluar dari Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru atau SPMB. Hal ini dinilai Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Dr Chairil Effendy M.S, sebagai sebuah hal yang ironis.

Untan sebagai salah satu PTN berketetapan akan tetap mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Dirjen Dikti Depdiknas.

Untan, kata Chairil, kepada detikcom, Senin (10/3/2008), tidak ikut dalam 41 PTN yang keluar dari SPMB. "Kami akan tetap menunggu arahan dari Dirjen Dikti. Sebab Dirje Diktilah yang menjadi pembina dari PTN di Indonesia," kata Chairil saat dihubungi melalui ponselnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chairil mengatakan, Paguyuban Rektor yang juga beranggotakan 41 PTN yang keluar dari SPMB telah melakukan rapat di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). "Kami juga sudah bertemu Pak Dirjen dan akan tetap melakukan ujian nasional," ujar ketua KAHMI Kalbar ini.

Dia mengatakan, para rektor menyatakan keluar dari SPMB karena merasa dana yang dibayarkan calon mahasiswa baru bukanlah penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sehingga perkumpulan SPMB tidak berhak mengelola dana itu. "Makanya teman-teman di wilayah timur, terutama di Jatim merasa cukup mempertanggungjawabkan secara sendiri," ujar Chairil.

Chairil menjelaskan, tidak semua PTN keluar dari SPMB. Makanya, saat ini mereka tengah mencari jalan keluarnya. "Kami bersama rektor lainnya seperti di Aceh dan UNJ saat ini tengah mencari solusinya," tambah Chairil.

Chairil berharap, polemik mengenai SPMB ini bisa segera diselesaikan. "Kita harap ini segera selesai. Sebab pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru sudah sebentar lagi," harap Chairil.

Dia mengaku akan tetap mengikuti kebijakan yang dikeluarkan Dirjen Dikti kendati nantinya tidak ada titik temu antara 41 PTN yang keluar dengan Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru.
(mar/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads