Di kebun raya yang juga dikenal dengan nama Kebun Raya Bedugul (KRB) ini ditanam 30 bibit pohon seperti weni, majegau (untuk membuat pura), cemara, dan duwet. Pohon majegau adalah jenis pohon dengan batang tinggi yang biasa dipakai untuk pembangunan pura.
Kebun raya yang dikelola Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan berdiri pada 15 Juli 1959 ini lokasinya berdekatan dengan 3 danau yaitu Beratan, Buyan, dan Tamblingan.
Ketua LIPI Umar Anggara Jenie mengatakan, acara tersebut merupakan bagian dari kampanye global warming. Kegiatan ditujukan untuk mencari dukungan dari negara-negara sahabat demi konservasi di Indonesia."Cuma kalau hanya dilakukan yayasan dan pemerintah, gerakannya kurang menggema. Kehadiran mereka sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya konservasi di Indonesia," ujar Umar di lokasi, Minggu (9/3/2008). (nvt/ana)











































