AIMI Prihatin Bayi Diajak Ngamen

AIMI Prihatin Bayi Diajak Ngamen

- detikNews
Minggu, 09 Mar 2008 11:00 WIB
Jakarta - Maraknya bayi diajak mengamen oleh orang tuanya di bus kota membuat prihatin Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI). Bayi-bayi yang diajak mengamen tersebut sangat berpeluang terganggu pertumbuhannya.

Bayi yang diajak mengamen biasanya tidak diberi susu ataupun air susu ibu (ASI). Dari pemandangan yang terlihat di bus kota, biasanya bayi hanya diberi air putih atau teh saja saat diajak mengamen.

"Memberikan teh kepada bayi itu sangat merugikan bayi karena bisa menggangu pertumbuhan bayi tersebut," kata Ketua AIMI Mia Santoso kepada detikcom, di sela-sela aksi Mengajak Kembali ke ASI, di bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (9/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayi, tandas Mia, seharusnya diberi ASI eksklusif selama 6 bulan. Setelah itu baru diberikan makanan pendamping ASI dan lebih baik lagi tetap diberi ASI selama 2 tahun atau lebih. (iy/fiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads