Sopir Bus Ditangkap karena Bohong Soal Kastari

Sopir Bus Ditangkap karena Bohong Soal Kastari

- detikNews
Minggu, 09 Mar 2008 07:36 WIB
Singapura - Mau untung malah buntung. Itulah yang dialami seorang pria berusia 50 tahun yang ditangkap polisi Singapura karena memberikan laporan palsu soal buronan teroris Mas Selamat Kastari.

Seperti yang diberitakan channelnewsasia.com, Minggu (9/3/2008), pria yang tidak disebutkan namanya itu diduga berbohong karena tertarik pada iming-iming hadiah yang ditawarkan perusahaan swasta maupun perorangan di Singapura.

Polisi menjelaskan, pada tanggal 1 Maret pria tersebut melapor telah melihat seseorang yang menyerupai Mas Selamat sore hari setelah terpidana teroris itu kabur dari penjara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, dia mengaku Mas Selamat telah menumpang di busnya sepanjang Jalan Thomson dekat Akademi Polisi lalu turun di Lentor Avenue. Lalu, di malam yang sama, dia juga mengaku telah melihat Mas Selamat membonceng motor di Jalan Thomson dan turun di dekat Singapore Polo Club.

Untuk meyakinkan petugas, dia bahkan memberikan nomor plat motor yang dikendarai Mas Selamat. Polisi segera mengambil tindakan dengan menyisir Lentor Avenue.

Tidak lupa polisi juga menginterogasi pemilik sepeda motor. Namun apa yang terjadi, pemilik sepeda motor mengaku hanya terlibat kecelakaan kecil dengan pelapor tanggal 27 Februari pukul 22.00 waktu setempat.

Pada keterangan resminya, petugas polisi menegaskan tidak ada toleransi bagi orang yang memberikan informasi palsu. Di Singapura, pelapor palsu diancam hukuman maksimal 1 tahun penjara atau denda sekitar Rp 33 juta rupiah.
(gah/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads