Sejumlah peneliti dari Amerika Serikat menemukan kecenderungan perempuan yang kerap kali mengabaikan kesalahan seseorang. Alhasil, kaum Hawa lebih sedikit yang gampang menaruh dendam daripada lelaki.
Penelitian itu dimuat dalam Journal of Personality and Social dan dilansir The Daily Telegraph, Sabtu (8/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti menemukan, saat diminta mengingat apa yang melukai perasaan mereka, lelaki bisa menjadi sosok yang tidak menaruh rasa dendam kepada yang melukai mereka.
"Perbedaan gender bukanlah segalanya yang kami prediksi. Kami sebenarnya juga sakit hati, karena kami terus menerus dinilai seperti itu," kata Exline.
Penelitian yang dilakukan Exline bukanlah hal mudah. Alasannya, banyak perubahan yang terjadi dari respondennya.
"Kami terus mencoba untuk menjelaskannya. Namun hal itu terus berulang dalam eksperimen," kata Exline yang mengembangkan tujuh riset terkait 'maaf-memaafkan' sejak tahun 1998 hingga 2005, dengan lebih dari 1.400 pelajar. (nrl/asy)











































