Pemilu ini dilaksanakan lebih cepat dari jadwal seharusnya yakni Mei 2009. Pengumuman jadwal pemilu itu dilakukan hanya sehari setelah Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi membubarkan parlemen sebagai prosedur dimulainya pemilu.
Sementara Mantan Deputi PM Malaysia, Anwar Ibrahim menilai pemajuan jadwal pemilu disebabkan karena rating untuk dukungannya terus merosot.
Menurut berita yang dikutip dari The Star, Sabtu (8/3/2008), para pemilih terdaftar itu akan mendatangi 7.950 Tempat Pemilihan Suara (TPS) di berbagai negara bagian. Untuk TPS di Sabah, Sarawak dan Labuan akan mulai dibuka sejak 7.30 waktu setempat, sementara di Peninsular akan mulai dibuka pada pukul 8 pagi.
Dari 10.922.139 pemilih terdaftar, 1.409.395 diantaranya adalah pemilih baru. Jumlah pemilih wanita melebihi pemilih pria yakni sebesar 50,07%.
(qom/djo)











































