Malam Indonesia 2008 itu digelar di P.M. Club Praha, Ceko, mempersembahkan rangkaian pertunjukan kebudayaan adiluhung Indonesia, demikian dituturkan Korfungsi Pensosbudpar Azis Nurwahyudi kepada detikcom hari ini, Jumat (7/3/2008).
Acara kebudayaan untuk amal yang menyedot minat warga kota Praha itu berlangsung kemarin (6/3/2008) petang, menampilkan antara lain Tari Pendet oleh delapan gadis cantik pecinta kebudayaan Indonesia, diteruskan dengan Tari Bajidor, Tari Topeng, dan Tari Bares. Sesi berikutnya dimeriahkan dengan gamelan yang dimainkan warga Ceko asuhan KBRI Praha, diselingi lagu-lagu khas Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama pertunjukan berlangsung, pemandangan dan budaya berbagai daerah seperti Sumatra Barat, Lombok dan Maluku ditampilkan sebagai latarbelakang panggung melalui foto-foto hasil bidikan para mahasiswa Ceko yang pernah belajar di Indonesia.
Suasana ini sangat membawa penonton seolah-olah sedang berada di Indonesia. Selama berlangsungnya acara, penonton juga dapat menikmati makanan khas Indonesia seperti nasi goreng, gado-gado, sampai pisang goreng yang disajikan.
Pada akhir acara, berbagai perlengkapan sekolah yang akan dikirim ke Lombok dipresentasikan. Penonton yang hadir memang dihimbau membawa buah tangan berupa berbagai perlengkapan sekolah seperti buku, alat tulis, tas sekolah sampai sepatu, yang setiap tahun dikirim oleh Yayasan Kintari ke Lombok untuk anak-anak yang kurang beruntung.
Yayasan Kintari adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh Jana Vozabova, seorang alumnus penerima beasiswa Dharmasiswa angkatan 2004/2005.
(es/es)










































