Kedua pemuda itu bernama Ketut Kariada (42), mengalami luka di dada kanan akibat tertemus peluru. Sedangkan Gede Indra Bayu (21) mengalami luka di paha kiri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 6 Maret pukul 23.00 Wita. Berawal dari adanya perselisihan antara dua orang pemuda yang belum diketahui identitasnya. Kedua pemuda itu berasal dari Dusun Jeroan dan Dusun Sibang.
Setelah perkelahian itu terjadi, keduanya mengadu ke masing-masing warga tempat mereka tinggal. Tak lama setelah itu, perkelahian massa terjadi antara kedua dusun tersebut di perbatasan dusun keduanya yakni Desa Patemon.
Namun usai perkelahian massa itu, Kariada dan Indra Bayu ditemukan dengan bersimbah darah.
Kariada ditemukan di depan Pura Desa Patemon. Sedangkan Indra Bayu ditemukan di Dusun Sema. Belum diketahui siapa yang melakukan penembakan.
Keduanya pun dilarikan ke RS Parama Sidhi Singaraja, Buleleng. Masing-masing proyektil dari tubuh keduanya sudah diambil. (ziz/djo)











































