Nyepi, Pulau Bali Sunyi

Nyepi, Pulau Bali Sunyi

- detikNews
Jumat, 07 Mar 2008 09:33 WIB
Denpasar - Perayaan Nyepi di Pulau Bali berlangsung khidmat. Pulau Dewata itu benar-benar sepi sejak pukul 06.00 Wita. Keadaan ini akan berlangsung hingga Sabtu 8 Maret 2008.

Pantauan detikcom, Jumat (7/3/2008), seluruh aktivitas berhenti total. Bandara Ngurah Rai dan pelabuhan Gilimanuk ditutup total. Hotel-hotel pun ditutup. Jalan-jalan pun tampak lenggang, tidak terlihat kendaraan hilir mudik.

Hanya tampak pecalang (pengaman desa) yang keliling untuk mengamankan jalannya perayaan Nyepi ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aktivitas masih terlihat di sejumlah rumah sakit, kantor-kantor kepolisian. Namun, mereka hanya beraktivitas di dalam markasnya saja.

Umat Hindu di Bali yang merayakan Tahun Baru Saka 1930 ini pun tampak melakukan tapa brata penyepian. Mereka dilarang untuk melakukan 4 hal, yakni dilarang menyalakan api atau lampu. Larangan ini sebagai simbol untuk menahan hawa nafsu.

Selain itu, warga juga tidak boleh bepergian keluar rumah dan menikmati hiburan. Warga juga dilarang bersenang-senang dan tidak boleh melakukan aktivitas kerja.

Ada pengecualian bagi keluarga yang memiliki bayi. Itu pun mereka harus meminta dispensasi ke desa adat. Keluarga itu diperbolehkan menyalakan 1 titik lampu.

Dilarang Pakai Pengeras Suara

Berkenaan dengan bertepatannya perayaan Nyepi dengan pelaksanaan salat Jumat, pihak pemda pun mengimbau agar umat Islam tidak menggunakan pengeras suara. Hal ini demi menghormati umat Hindu.

Selain itu, umat Islam yang hendak bepergian ke mesjid, juga dilarang menggunakan kendaraannya. Mereka diimbau untuk berjalan kaki.
(ary/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads