Didesak Mundur, Kemas Minta Doa 'Selamat Pagi'

Didesak Mundur, Kemas Minta Doa 'Selamat Pagi'

- detikNews
Kamis, 06 Mar 2008 18:25 WIB
Jakarta - "Selamat pagi." Begitu yel-yel yang diciptakan Jampidsus Kemas Yahya Rahman setiap bertemu dengan anak buahnya yang masuk dalam Tim 35. Ketika didesak mundur, Kemas minta doanya. "Selamat pagi," jawab yang diminta Kemas mendoakan.

Ya, posisi Kemas semakin terpojok menyangkut suap Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani. Jaksa Agung Hendarman Supandji sudah mengiyakan kabar sering bertandangnya Artalyta ke kantornya di Gedung Bundar, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan.

Desakan mundur datang dari banyak lembaga, termasuk anggota DPR. Untuk yang satu ini, Kemas hanya bisa pasrah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tetap menyerahkan pada pimpinan. Saya seorang bawahan, pegawai, bagaimana perintah pimpinan saya laksanakan. Untuk segala sesuatunya, mari kita tunggu hasil pemeriksaan KPK dan internal," kata Kemas di Kejagung, Kamis (6/3/2008).

Pun ketika ditanyakan tanggapannya mengenai pemeriksaan yang akan dilakukan Jamwas padanya, Senin 10 Maret 2008.

"Saya siap. Tapi saya belum pernah ketemu (jamwas). Doanya saja ya," pinta Kemas

"Selamat pagi, Pak," jawab wartawan menyemangati Kemas.

(ana/mly)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads