"Bagusnya negara muda yang sedang membangun demokrasi, jabatan publik itu digilirkan sehingga siklus kekuasaan bisa cepat sekaligus regenerasi makanya saya tidak mendaftar waktu itu. Tetapi entah kenapa banyak yang khawatir. Berarti saya itu dibenci tetapi rindu," seloroh Jimly.
Hal ini disampaikan Jimly dalam acara ramah tamah kepada wartawan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya sudahlah, kalau kita dipercaya, kita diberi kehormatan maka saya beri kehormatan lagi. Tetapi prosedurnya saya tidak tahu. Itu terserah yang di sana saja. Saya sudah kirim balik suratnya," ujarnya. (aan/nrl)











































