Tuduhan tersebut, menurut dia, merupakan bagian dari permainan politik yang kotor, dan ingin menjatuhkan cagub dari PKS pada Pilkada NTB yaitu Tuan Guru Bajang.
"Fitnah dan tidak berdasar. Itu cara politik yang kotor," kata Zulkifliemansyah, saat dihubungi detikcom, Kamis (6//3/2008).
Saat ditanya mengapa namanya disebut-sebut sebagai penerima uang sogokan, dia mengatakan, dia hanya dijadikan entry point untuk menjatuhkan Tuan Guru Bajang sebagai cagub terkuat dari para pesaingnya.
"Tolong proses di NTB jangan ada fitnah. Kita berpolitik jangan kotor dan menunggangi isu ini," ujar dia.
Isu suap itu menyebutkan, menyusul gagalnya divestasi saham Newmont Nusa Tenggara (NNT) dan berakhir di sidang arbitrase, Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadli mengalami ketakutan yang luar biasa.
Zulkifli harus mengembalikan dana Rp 10 miliar yang diberikan oleh Bumi Resource (Grup Bakrie) secara pribadi. Uang sogokan itu diberikan melalui anggota DPR RI dari PKS bernama Zulkifliemansyah. Zulkifliemansyah diisukan menerima Rp 3 miliar.
(ptr/mar)











































