Jakarta - Kemenangan di primari Ohio dan Texas membuat nafas Hillary Clinton untuk bertarung menjadi Presiden AS makin panjang. Meski demikian, dia tidak mengesampingkan peluang rivalnya sesama dari Partai Demokrat, Barack Obama.
"Tapi tentu saja, kita harus memutuskan siapakah yang akan dipuncak untuk mendapatkan tiket. Dan saya pikir, orang-orang Ohio dengan sangat jelas mengatakan, itu pasti saya," ujar mantan Ibu Negara AS ini seperti dikutip dari AFP, Rabu (5/3/2008).
Hillary akhirnya berhenti memperbincangkan kemenangan-kemenagan Obama setelah meraih kemenangan di Ohio dan Texas pada Selasa pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semakin mendekati Pemilu AS digelar, Hillary maupun Obama sama-sama merasa optimistis bisa maju mengusung bendera Demokrat. Mereka pun sama-sama merasa paling pas melawan capres dari Partai Republik, John McCain.
(nvt/ptr)