Pengunjuk rasa itu berasal dari Jaringan Penyelamat Partai (JPP), Rabu (5/3/2008).
"Ironisnya sejumlah petinggi PKB berusaha menutupi fakta ini dengan menyebut AS sudah mengundurkan diri. Padahal AS juga dikenal sebagai antek bos Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim terkait dana BLBI Rp 28 triliun," ujar koordinator aksi Ahmad.
Peserta aksi membawa poster bertuliskan antara lain "Bersihkan PKB dari para koruptor" dan "Jangan bungkam saatnya bertindak". Mereka juga sempat melempar poster ke dalam kantor DPP PKB. Namun aksi mereka dicuekin karena pengurus DPP tidak terlihat hadir di kantor tersebut.
Dalam aksinya mereka juga mendesak DPP PKB khususnya Gus Dur segera mengambil tindakan tegas dengan memecat kader partai yang terlibat sogok, suap, korupsi, main pungli dan praktek kotor lainnya.
Pengunjuk rasa juga meminta Gus Dur memecat beberapa anggotanya yang terlibat kasus BLBI II. Mereka menilai, kasus tersebut jelas-jelas mencoreng nama baik PKB di mata rakyat.
(nik/nrl)











































