"Saya berpasrah diri kepada Allah SWT. Kalau tiba-tiba dinonaktifkan apa salah saya. Salah saya apa? Secara manusiawi kalau saya melakukan itu semua, saya tidak akan mampu datang ke sini," katanya di sela-sela RDP dengan anggota DPR Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/3/2008).
Salim dan Kemas adalah atasan Jaksa Urip yang kini menjadi pesakitan KPK dan ditahan di sel Brimob Kelapa Dua Depok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kenal Urip lama. Dia bagus saat itu. Tetapi jiwa itu labil. Kejadiannya kan hari libur, siapa yang bisa mengawasi dan mengintai seseorang 24 jam," ujarnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Kemas hanya berkomentar singkat saat puluhan wartawan mencecarnya dengan segudang pertanyaan, termasuk soal desakan mundur. "Saya serahkan kepada pimpinan," kata Kemas sambil melambaikan tangan menyatakan tidak mau lagi diwawancarai. (ziz/nrl)











































