"Saya tidak terlalu yakin Urip sendirian. Terlihat KPK kan mulai mengembangkan dengan menggeledah kantor Urip," cetus pengamat politik Indra J Piliang, kepada detikcom, Rabu (5/3/2008).
Analisis ini didasari kuatnya relasi kasus suap ini dengan penutupan kasus BLBI I dan II dua hari sebelumnya. "Ini membuktikan ada sesuatu ketidakwajaran," kata peneliti di CSIS itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persoalannya apakah Urip akan bernyanyi di publik," ujar Indra.
Satu hal yang pasti, sudah terdapat dua orang tersangka dalam kasus ini. Satu jaksa Urip dan satu lagi orang yang disebut-sebut sebagai Bendahara Umum PKB Artalyta Suryani.
"Saya pikir ini melihatkan ada temali politik dengan ekonomi. Bisa saja orang berpikir ini bisa saja untuk menggebuk Gus Dur (pendiri PKB)," kata Indra. (aba/aba)











































