Jaksa menduga bahwa sebagian uang tersebut digunakan dalam kampanye senator di Illinois. Obama juga pernah berada dalam bahaya saat melakukan bisnis tanah dengan Rezko pada tahun 2005. Saat itu Rezko, yang merupakan pengembang perumahan tersebut berada dalam pengawasan pihak berwajib.
Jalannya persidangan ini merugikanΒ kubu Obama, yang mengharapkan menyelendangkan kemenangan sebagai nominasi dari Partai Demokratik pada hari Selasa saat pemilih pergi ke kantung kantung pemilih yang potensial di Texas dan Ohio.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apabila seseorang dengan telah berhubungan selama 17 tahun dengan senator Clinton dan pergi ke pengadilan karena dituduh menyuap dan menerima bayaran, dan orang itu juga telah mengadakan sebuah transaksi rumah (dengannya). Hal itu akan menjadi sebuah pertanyaan besar dan tentu jawabannya sangat dinanti," ujar Kepala Tim Kajian Strategis Kampanye Hillary Cinton, Mark Penn dalam konferensi pers, seperti dilansir AFP, Selasa (4/3/2008).
"Hal inilah yang persis terjadi dengan Senator Obama hari ini," tambahnya.
Namun Obama bersikeras bahwa tidak ada yang perlu dibahas lebih lanjut tentang isu ini. "Ini adalah cerita yang telah berjalan selama setahun setengah. Kami telah melihat lebih dari 200 artikel yang ditulis tentang ini," katanya kepada ABC News.
"Kami telah memberikan informasi yang cukup jelas bagi masyarakat untuk membuat dapat membuat sebuah penafsiran," tambah Obama.
Dalam Persidangan di Pengadilan Federal Chicago yang berlangsung bulan kemarin, Jaksa menuntut Rezko, yang merupakan salah satu penasihat Gubernur Illinois, Rod Blagojevich, meminta pungutan liar dari pengusaha yang mencoba memenangkan kontrak dan mengambil keuntungan dari perizinan.
Jaksa juga menuduh banyak uang tersebut digunakan untuk biaya kampanye Blagojevich dan politikus lainnya. Rezko dituntut 15 dugaan penipuan, 6 tuntutan membantu dan bersengkongkol dalam usaha penyuapan, dua tuntutan pencucian uang dan satu tuntutan usaha emerasan. (rdf/aba)











































