Demikian hasil pertemuan pemerintah pusat dengan jajaran pemprov, Majelis Rakyat Papua (MRP), serta DPRP Papua dan Papua Barat, Selasa (4/3/2008). Pertemuan berlangsung di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.
"Bakor ini bukan perangkat pusat, melainkan perangkat yang diperlukan daerah. Konsep dan keanggotaan saya serahkan ke daerah. Saya siap terima apa pun konsepnya. Saya tinggal kukuhkan melalui Keppres. Tentu lebih cepat, akan lebih baik," ujar Presiden SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping dana otsus, masih ada dana-dana lain untuk pembangunan di Papua dan Papua Barat. Hal itu dimaksudkan agar pembangunan lebih efektif dan efisien sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu diperlukan pula sinergi penggunaan dana-dana tersebut.
"Ini perlu bagi semua pihak jangan sampai ada prasangka. Tidak baik berkaitan dengan dana itu. Dari segi negara, pemerintah juga menjadikan semuanya ini transparan dan
akuntabel," tandas SBY. (lh/nvt)











































