Para korban tewas adalah sepasang suami istri beserta dua anak perempuan mereka dan seorang pembantu rumah tangga. Mereka ditemukan tewas di rumah mereka di Yangon, ibukota Myanmar.
"Sekitar 1.000 lakhs (US$ 1.000) diambil dari rumah mereka," kata seorang polisi yang enggan disebutkan identitasnya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suu Kyi tinggal hanya beberapa blok dari lokasi penembakan. Peristiwa berdarah ini menimbulkan tanda tanya besar. Sebab penembakan itu terjadi di daerah yang selalu dijaga aparat.
Apalagi aksi penembakan merupakan kasus langka di Myanmar. Warga biasa tidak diizinkan memiliki senjata. Persenjataan di negeri itu juga diawasi dengan ketat oleh junta militer. (ita/nrl)










































