"Parpol itu punya kepentingan masing-masing. Wajar kalau kepentingan berbeda, sikapnya berbeda. Tidak ada urusannya perbedaan dengan Presiden dan Wapres. Jangan diarahkan ke sana," kata Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/3/2008).
Menurut dia, jika Golkar sependapat dengan Partai Demokrat soal perolehan kursi akan rugi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksa mengatakan Partai Demokrat pun tidak perlu khawatir. "Demokrat dulu tidak ada presidennya saja dapat kursi banyak apalagi sekarang, ada presidennya. Kalau kerja keras pasti akan didukung rakyat. Jadi Golkar tidak ada niatan untuk merugikan siapa-siapa tetapi membuat wakil rakyat dikenal," papar dia. (aan/nrl)










































