Gadis berusia 16 tahun itu bersekongkol dengan kekasihnya untuk membunuh orangtua dan dua adik laki-lakinya. Akibatnya fatal, ibu dan dua adiknya tewas. Sedangkan ayahnya mengalami luka parah.
Plot pembunuhan itu telah dibahas pelajar SMA tersebut dalam sebulan ini. Demikian terungkap dalam laporan Rains County Sheriff's Departmen, Texas Timur, AS seperti dilansir News.com.au, Selasa (4/3/2008).
Dalam laporan kepolisian dinyatakan, Charlie James Wilkinson, pacar gadis tersebut mengaku bahwa kekasihnya itu ingin orangtuanya mati karena melarang hubungan mereka.
"Wilkinson mengatakan bahwa dia dan gadis itu jatuh cinta dan satu-satunya cara supaya mereka bisa bersama adalah dengan membunuh orangtuanya," demikian laporan kepolisian mengenai pembantaian yang terjadi pada Sabtu, 1 Maret itu.
Wilkinson dan gadis tersebut kemudian mengajak teman mereka, Charles Allen Waid (20) untuk melaksanakan plot pembunuhan itu. Wilkinson dan Waid berulang kali menembak para korban di tempat tidur mereka.
Sedangkan gadis tersebut menunggu di mobil di pinggir jalan bersama teman sekelasnya, Bobbi Gale Johnson (18) saat pembunuhan itu terjadi. Kepada polisi, Wilkinson mengaku berhubungan seks dengan si gadis usai pembunuhan itu.
Para korban tewas adalah Penny Caffey, ibu gadis SMA itu beserta dua adik laki-lakinya, Mathew Caffey (13) dan Tyler Caffey (8). Ayah sang gadis, Terry Caffey, satu-satunya yang selamat dalam peristiwa berdarah itu. Pria itu saat ini masih dirawat di rumah sakit setempat.
Keempat tersangka telah ditahan dan dikenai tiga dakwaan pembunuhan.
(ita/nrl)











































