"Saya terkejut saat melihat berita itu. Dia sudah keluar (sebagai Bendahara DPP PKB) sejak lama," ujar Muhaimin saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (4/3/2008).
Menurut Wakil Ketua DPR ini, nama Artalyta masih terpampang di website PKB karena belum direvisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengaku tidak tahu menahu kaitan kasus BLBI II yang melibatkan mantan bendahara umum PKB itu. "Waduh saya nggak tahu soal yang lain-lain itu," kata dia.
Dalam situs Bursa Efek Jakarta per 3 Maret 2008, nama Artalyta Suryani tercatat sebagai orang kedua di Indonesia Prima Properti Tbk. Artalyta menjabat Wakil Komisaris Utama perusahaan tersebut.
Perusahaan raksasa yang bergerak di bidang properti dan real estate ini beralamat lengkap di Wisma Sudirman Lantai II, Jl Jenderal Sudirman Kav 34, Jakarta Pusat.
(nik/nvt)











































