Kritik langsung pada pemerintah yang jarang terlihat di media mainstream Singapura akhirnya tertuang lewat internet.
"Toilet Break, berdasar kisah nyata dibintangi Mas Selamat Kastari," begitulah pesan yang terpampang di sebuah website milik seorang blogger, terinspirasi drama televisi AS yang cukup populer,"Prison Break." Demikian dilansir AFP, Selasa (4/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teoh Khengze, seorang penulis dan jurnalis, menulis dalam blognya kaburnya Kastari sebagai "The Great Singapore Escape" yang tidak masuk akal dan berani.
Sedangkan Talkingcock.com, website satir yang populer, menyatakan kaburnya Kastari menunjukkan perlunya menteri-menteri kabinet mendapatkan kenaikan gaji meskipun mereka sudah masuk jajaran orang bergaji tertinggi di dunia.
Situs itu juga memuat foto khayalan Kastari dalam berbagai kemungkinan -- menyamar sebagai wanita yang memakai wig pirang, gaya 1960-an, hingga gaya Osama bin Laden.
Kastari yang pincang di kaki kiri, diyakini masih berada di Singapura karena dia kabur tanpa bantuan dan tak memiliki modal seperti pakaian, uang dan alat transportasi untuk keluar negeri.
(nrl/anw)











































