"Kita sangat prihatin sekali. Di lain pihak, ini menunjukkan dalam pemerintahan SBY tidak ada yang kebal hukum termasuk para penegak hukumnya," kata Jubir Presiden Andi Mallarangeng dalam jumpa pers di ruang wartawan istana kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (3/3/2008).
Menurut Andi, pemerintah berharap insiden ini dapat menimbulkan efek jera bagi penegak hukum lain agak tidak terjebak pada kasus serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang dilakukan Jaksa Agung Hendarman Supandji adalah apa yang dilakukan waktu itu oleh Megawati," cetusnya.
Mengenai desakan sejumlah pihak agar Jaksa Agung mundur, menurut Andi, para penegak hukum tentu akan bekerja profesional sampai kasus ini tuntas.
"Siapapun yang terkait perlu diusut. Yang salah harus diberi hukuman," pungkasnya. (rmd/gah)











































