Pantauan detikcom, hingga pukul 17.40 WIB, sekitar 200-an karyawan yang tergabung dalam SPAP I itu masih bertahan di Gedung Depnakertrans, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (3/3/2008).
Mereka akan menginap hingga tuntutan mereka dipenuhi. Puluhan koper-koper besar berisi pakaian pun diletakkan di pelataran, menemani aksi mereka yang berpakaian hitam dan ikat kepala merah bertuliskan 'SP Angkasa Pura I'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan aksi yang keempat. Setelah 3 kali sebelumnya dilakukan di Istana Negara, di Bandara Juanda dan terakhir di Kantor Pusat AP I di Jakarta pada 2007," kata Ketua SP AP I Cluster Surabaya Haruman Sulaksono kepada detikcom.
Tuntutan mereka masih sama, meminta Menakertrans untuk memfasilitasi pertemuan dengan Menneg BUMN dan Menteri Pehubungan untuk menyelesaikan masalah hubungan industrial yang terjadi selama ini.
"Intinya kenaikan gaji pokok, tunjangan hari tua. Sejak 2006 sudah tak naik, padahal gaji pegawai negeri naik. Karena sesuai aturan mengacu pada pegawai negeri," tukas Haruman.
Mereka juga menuntut Direktur Personalia dan Umum PT AP I Ranendra Dangin dicopot. Sembari membacakan tuntutannya, mereka bernyanyi-nyanyi dengan iringan drumband.
Sekitar 30-an polisi menjaga aksi mereka. Polisi mengancam akan membubarkan paksa bila mereka tidak membubarkan diri paling lambat pukul 18.00 WIB. (nwk/gah)











































